Striker AC Milan, Zlatan Ibrahimovic, menunjukkan trademark indonesia

Striker AC Milan, Zlatan Ibrahimovic, menunjukkan trademark indonesia kalimat jika umur hanya angka untuk beberapa kalinya. Pada Selasa (19/1/2021) dini hari, dia jadi pahlawan kemenangan AC Milan atas Cagliari di gelaran Serie A.


Pria berusia 39 tahun itu menyarangkan https://patendo.com/trademark-indonesia/ trademark indonesia  2 gol ke gawang Cagliari pada setiap set, diantaranya terbentuk lewat titik putih. Karena itu, Milan sanggup keluar selaku juara dengan score 2-0.


Kemenangan itu penting sebab Milan dapat kukuhkan status Campione D'Inverno. Tambahan tiga point membuat trademark indonesia  Rossoneri dapat menjauhi dari pesaing, Inter Milan, yang lagi ada di rangking ke-2.


Hasl ini bisa juga jadi modal penting buat Milan untuk hadapi pertandingan seterusnya yang diadakan akhir minggu ini. Rivalnya juga tidak gampang untuk ditemui trademark indonesia, yaitu Atalanta.


Sedikit pemain dapat bermain di tingkat tinggi seperti Serie A pada umur hampir dekati 40 tahun. Sebagian dari mereka bahkan juga telah memutus pensiun, minimum berpindah ke liga yang tingkatnya lebih rendah, di umur 35-an tahun.


Tetapi tidak dengan Ibrahimovic. Umurnya telah 39 tahun dan mampu bermain sepanjang 90 menit penuh. Pria berdarah Swedia itu ungkap salah satunya motivasinya sampai dapat bermain seperti saat ini.


"Pemain muda berikan motivasi saya, mereka melawan saya untuk menyaksikan siapakah yang seringkali lari. Saya tidak berserah dan memperlihatkan jika saya dapat lari seperti mereka," katanya ke Sky Sport italia.


Sekarang Milan lagi ada di pucuk. Permasalahan paling besar buat umumnya club ialah jaga stabilitasnya sampai akhir musim. Seringkali, beberapa team yang ada di pucuk harus turun rangking karena kekurangan bensin di perjalanan.


Ibrahimovic tahu jika rintangan Milan sesudah raih status Campione D'Inverno akan makin berat. Tetapi dia percaya semua dapat dilalui plus tambahan beberapa nama baru di transfer bursa musim dingin ini.


"Kami sedang main secara baik, kami nyaris 1/2 jalan ke arah juara. Saat ini, kami mulai akan hadapi beberapa laga yang paling susah," sambungnya.


"Ini bisa menjadi program yang paling berat, tetapi dengan [Mario] Mandzukic, [Soualiho] Meite, saya tidak paham siapa kembali mendatang," ujarnya.


Zlatan Ibrahimovic menyongsong kehadiran Mario Mandzukic dengan terbuka. Bukannya menganggap selaku kompetitor, dia yakini penyerang asal Kroasia itu dapat membuat bidang depan AC Milan jadi makin mengerikan.


Mandzukic sendiri belum sah jadi sisi dari AC Milan. Tetapi belakangan ini, dia nampak datang di basis Rossoneri dan jalani test klinis untuk menyelesaikan proses transfer selekasnya.


Milan sendiri tak perlu keluarkan uang untuk bawa Mandzukic kembali merumput di Italia. Karena, pria berusia 34 tahun itu dengan status free agent sesudah kontraknya di club Qatar Al-Duhail, usai di tahun 2020 kemarin.


Mandzukic akan jadi perekrutan ke-2 Rossoneri pada transfer bursa musim dingin ini. Awalnya, mereka sudah amankan layanan Soualiho Meite yang sukses diambil dari Torino dengan status utang.


Jelas sudah, Mandzukic akan diprediksikan selaku ujung tombak dalam skema 4-2-3-1 garapan Stefano Pioli sebagai pelatih. Status itu adalah daerah bermain Zlatan Ibrahimovic semenjak tergabung di Milan.


Walau begitu, Ibrahimovic tidak berasa tersaingi dengan kehadiran Mandzukic. Malahan kebalikannya, dia menyongsong bekas pemain Juventus itu dengan tangan terbuka.


Saat ditanyakan masalah kehadiran Mandzukic, Ibra menjawab: "Saya suka, saat ini kami punyai dua pemain yang dapat menakuti musuh," bebernya ke Sky Sport Italia habis laga menantang Cagliari.


Waktu hadapi Cagliari di gelaran Serie A, Selasa (19/1/2021) dini hari barusan, Ibrahimovic menjadi lagi figur penting dengan cetak 2 gol. Karena dianya, Milan sukses keluar selaku juara dengan score 2-0.


Ibrahimovic jadi figur penting walau periode depannya di Milan belum pasti. Kontraknya akan usai pada musim panas kelak dan sampai saat ini, faksinya belum lakukan pembicaraan dengan manajemen club.


"Kontrak itu tergantung pada ia, pada Paolo [Maldini]. Saya berasa benar-benar suka di Milan. Kembalinya ke Milan sudah membuat saya berbeda mencolok. Saya benar-benar suka," tutup pria berkebangsaan Swedia itu.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Rio Ferdinand mencicipi perform dua pemain Manchester United nama perusahaan

Bek Inter Milan, Alessandro Bastoni, menyongsong antuasias pertandingan cek merek

Pelatih Inter Milan, Antonio Conte, menyatatakan klubnya tampil menakjubkan daftar merek